Senin, 01 Juli 2013

Repost Cacatan Facebook (malu)


ATrip (Honeymoon) to Italiano When We've Got Married

10tahun besok aku sama yuda uda naik ke pelaminan *ini ceritanya udah kebelet nikah ndak ketuan ntar*
hehe kita mau jalan-jalan nih (bulanmadu-baca) ke Italia *gaya banget sih haha critane tu kita udah sukses gituh #amin*
jenjeng diwaktu yang telah ditentukan kita take off ke Itali *wuuuuuuuuuuuuuuuuuus #naek pesawat critane*
landinglah kita di Roma. sampi tu kan? chek in kita di hotel yang paling murah di Roma *modele yuda tuh gitu yang paling murah tuh yang paling memuaskan hahahaha*
di Roma kita muter-muter naik delman *adanya dokar neng itali #wis paling mirip pangeran william mbek kate .ngonolah hahaha

Dari roma kita ke Milan, yuda tuh suka AC Milan *aku sih biasa aja tapi yah ngikut aja yuuuh
kita pokoknya ke San Siro aka Giuseppe Meazza ato apalah, dulu.. soalnya itu lagi ada dela Madonnina *haha aku nanang banget ki*
aku sih dukung yang ada Kakanya *lho?* (yanng menang po kalah masih rahasia yaah)
selesai itu adalah teretererr shopping time.. udah deh segala Gucci, Armani, Agatha, opo wae sing ada kita beli deh *waah iki sook kaya mbanget ki wkwkwk*

ayo-ayo duit udah mule nipis kita cabut ke venesia
idih romantis amet kita yaak? haha naik gondola gitu *beeeeeuh* idiww
banjir tuh ya venesianya? haha katrok dasar emang.. iki emang dari sanane taukk..
ya ampunn saking romantisnya *bapak-bapak sing dayung we sampe nyanyi-nyanyi mbarang jel* we kissed hehe
#udah udah 17+++ kuwi
haha

last destination .. Vatikan.. masalahnya Vatikan itu itali sebelah mana? hehe
perlu kita ketahui bahwa Vatikan kui negara terkecil di Dunia cuma 0,44km persegi terletak di barat daya roma *widiw pinter aku ya?
tapi hebatnya Vatikan itu pusat agama Katholik di dunia.. hmm salut banget ngliatnya
Basilica Santo Petrus tepatnya yang kita kunjungi *ini kebetulanya #pake banget# Christmas
jadilah kita have a Christmas Mass service *wuaduh ecie*

Oke naik dokar udah, leat Milan udah, belanja udah, naik gondola udahwisata rohani juga udah, saatnya balik udaaaaahh..
waah kangen Indonesia,, Bapakane, Ibune, Mertuane udah pada nungguin ituh hehe

era felice di arrivare in Italia
ciao....

Spero di farlo
Gesù benedica .. amen:)

hmm

Kamis, 27 Juni 2013

Ini nih yang di tolak kaprodi


Teori Komunikasi
UKD II
Ade Retza Arientika C. N.
D0211001
Ilmu Komunikasi A
FISIP UNS

Temukan fenomena komunikasi apapun yang bisa dilihat dalam rubrik Acara Hari Ini Harian Kompas dan analisis dengan teori komunikasi massa!
Menganalisis rubrik Acara Hari Ini Harian Kompas pada hari Senin, 9 April 2012, saya menemukan sebuah fenomena komunikasi di mana setiap stasiun televisi berlomba-lomba untuk menampilkan program-program unggulan di waktu-waktu utama (prime time). Selain itu, setiap stasiun televisi menyajikan program acara bertema atau berjenis sama di waktu yang sama juga. Mereka juga menyuguhkan program-program terbaik mereka agar tidak tersaingi satu sama lain di setiap jam yang sama. Terlihat bagaimana pentingnya informasi yang disajikan setiap stasiun televisi setiap jamnya bagi para pemirsanya sehingga setiap stasiun televisi berlomba-lomba memberikan program acara yang terbaik. Misalnya pada pagi hari, saat di mana “warung akan buka”, yaitu saat kita membuka mata dan stasiun televisi baru membuka lapaknya saja, hampir di setiap stasiun televisi menghadirkan acara rohani pagi, setelah itu dilanjutkan dengan berita pagi hari. Atau pada waktu prime time sekitar pukul 19.00-22.00 WIB, beberapa televisi nasional yang sudah komersiil, seperti RCTI, SCTV, INDOSIAR, TRANS TV, MNC TV, ataupun TRANS 7 menyajikan acara-acara yang saling berebut rating, antara lain sinetron dan acara komedi.
Melihat fenomena tersebut, saya menyimpulkan bahwa program acara apa yang disajikan stasiun televisi pada waktu-waktu tertentu menjadi penting bagi pemirsanya sehingga saat ini setiap stasiun televisi nasional di Indonesia berlomba-lomba menghadirkan program-program unggulan pada waktu-waktu tertentu yang hampir berjenis sama di stasiun televisi satu dengan lainnya. Pemirsa televisi sebagai khalayak umum telah melihat betapa pentingnya program acara yang telah diagendakan oleh para stasiun televisi.
Saya melandasi fenomena di atas berdasarkan teori agenda setting. Teori ini dikemukakan oleh M. E. Mc Combs dan D. L. Shaw dalam “Public Opinion Quarterly”, berjudul “Agenda-Setting Function of Mass Media ” terbitan tahun 1972, mereka mengatakan bahwa “jika media memberikan tekanan pada suatu peristiwa, maka media itu akan mempengaruhi khalayak untuk menganggapnya penting. Terlihat dalam fenomena komunikasi yang telah dijelaskan di atas bahwa stasiun televisi menyuguhkan program-program acara yang telah diagendakan pada masa-masa tertentu, sehingga dapat membentuk opini permisanya. Para pemirsa menjadikan program acara tersebut penting untuk ditonton karena stasiun televisi menyajikannya pada jam-jam yang pas.
Misalnya saja stasiun televisi RCTI menayangkan mega sinetron Yusra dan Yumna pada pukul 20.00 WIB dan mega sinetron Karunia pukul 21.30 WIB. Penayangan mega sinetron tersebut tepat pada waktu prime time televisi di mana khalayak beristirahat dan memerlukan hiburan atau bahkan tempat melarikan diri untuk rehat dari dunia nyatanya. RCTI memandang waktu tersebut penting sehingga penyuguhan mega sinetronnya menjadi penting bagi khalayak penikmat sinetron. Hal ini juga dilakukan stasiun televisi lainnya yang memunculkan produksi program acara tandingan. SCTV tidak mau kalah dengan sinetron Putih Abu-Abu dan Cinta Salsabila – nya, Indosiar dengan Rama Shinta dan  Tutur Tinular Versi 2011 – nya, atau MNC TV dengan Fathiyah, Tendangan Si Madun, dan Segalanya Cinta – nya. Hal yang sama pada program acara komedi yang disiarkan pada masa prime time, seperti Opera Van Java – nya TRANS 7, Comedy Project dan Tahan Tawa – nya TRANS TV. Terlihat bahwa televisi secara efektif memberi hiburan kepada pemirsanya dan mempersepsikan pemirsa bagaimana pentingnya hiburan tersebut.
Terdapat tiga konseptualisasi agenda untuk memahami prosesi agenda setting sendiri menurut Manhein. Yaitu, agenda media, agenda khalayak, dan agenda kebijaksanaan. Untuk lebih menganalisis fenomena komunikasi di atas, perlu pemahaman lebih dalam mengenai dimensi-dimensi yang terdapat dalam agenda media dan agenda masyarakat serta tentunya agenda kebijaksanaan.
·         Dimensi-dimensi dalam agenda media:
a.       Visibility (visibilitas): jumlah dan tingkat menonjolnya berita. Dalam dimensi ini kita dapat melihatnya dari banyaknya sinetron unggulan yang ditayangkan tiap-tiap stasiun televisi pada waktu prime time.
b.      Audience Salience (tingkat menonjol bagi khalayak): relevansi berita atau informasi bagi kebutuhan khalayak. Telah disebutkan di atas bahwa masa prime time adalah masa di mana khalayak membutuhkan tempat pelarian, televisi menangkapnya sebaagi lahan yang cocok untuk menyiarkan sinetron-snetron unggulannya atau program hiburan (komedi) lainnnya.
c.       Valence (valensi): menyenangkan atau tidak menyenangkan cara pemberitaan (penyajian) informasi bagi suatu peristiwa. Mega sinetron atau acara komedi yang disiarkan jelas-jelas dikemas sangat ciamik oleh para editor di tiap-tiap stasiun televisi untuk merebut hati para pemirsanya.
·         Dimensi-dimensi dalam agenda khalayak:
a.       Familiarity (keakraban): derajat kesadaran khalayak akan topik tertentu. Para pemirsa penikmat sinetron atau hiburan lain (komedi) di kala prime time dengan sadarnya menganggap program-program acara di televisi sebagai tontonan yang wajib disaksikan. Mereka merasa bahwa disitulah tempat pelarian mereka dari kehidupan sehari-hari.
b.      Personal Salience (penonjolan pribadi): relevansi kepentingan dengan ciri pribadi. Tentu saja individu-individu pemirsa televisi merasa ada kesinambungan antara apa yang disajikan televisi dalam sinetron dan acara hiburan lainnya dengan keperluan pribadinya. Seperti halnya ibu-ibu yang memerlukan sinetron Yusra dan Yumna sebagai wadah pelarian dari kerjaan mengurus rumah tangga yang begitu rumit dan melelahkan. Atau bapak-bapak yang mencari hiburan pengocok perut di OVJ setelah seharian bergelut dengan pekerjaan di kantor mereka.
c.       Favorability (kesenangan): pertimbangan akan senang atau tidaknya akan topik berita. Dilihat dari dimensi ini, kesenangan pemirsa akan suatu sinetron sangat mempengaruhi ditayangkan atau tidaknya. Maka dari itu saya menspesifikasi khalayak menjadi pemirsa televisi dan pemirsa televisi menjadi pemirsa penikmat sinetron atau hiburan lain (komedi). Hal ini disebabkan karena tidak semua pemirsa televisi menyukai sinetron atau hiburan lainnya di kala prime time, bahkan ada yang mematikan televisinya saat sinetron sedang melakoni adegannya.
·         Dimensi-dimensi dalam agenda kebijaksanaan, agenda kebijaksanaan ini merupakan bagaian dari pemerintahan:
a.       Support (dukungan): kegiatan menyenangkan bagi posisi suatu berita tertentu
b.      Likelihood of Action (kemungkinan kegiatan): kemungkinan peemrintah melaksanakan apa yang diibaratkan.
c.       Freedom of Action (kebebasan bertindak): nilai kegiatan yang mungkin dilakukan pemerintah.
Jadi kesimpulannya, teori agenda setting ini berlaku pada fenomena komunikasi yang saya temukan pada rubrik Acara Hari Ini Harian Kompas, karena ketika setiap stasiun televisi menayangkan program acara unggulan (contoh dalam analisis saya adalah sinetron dan program hiburan lainnya -komedi- pada masa prime time) pada waktu yang sama menjadikan hal tersebut essensial bagi para pemirsanya (dilihat dari opini publik yang terbentuk mengenai sinetron dan program hiburan lainnya –komedi-). Sehingga setiap stasiun televisi dewasa ini saling berebut hati pemirsannya dengan menyiarkan program acara terbaik dan selalu mengagendakannya di waktu-waktu yang sekiranya dapat ditonton oleh khalayak.


#kowekudusemangat

Oke, apa yang pertama kali kamu pikirkan kalo kamu sekalian ngeliat gadis berumur 20 tahun, kurus kalo asli dan gendut kalo di foto, rambutnya sekarang dipaksa lurus, exactly item, gak ikut ukm ato organisasi di kampus, temennya dikit, dan sering pacaran, lebih tepatnya mendewakan pacaran? Jijik… Yap mungkin gitu kalik yak yang kalian pikirin kalo ada gadis gitu, dan kalian cowok-cowok pasti males buat deketin dia? Obviously, gak ada cowok yang mau deketin dia. Kasian dia.
Anyway, dari pada aku menghina dan men-show up kan fakta tentang kejelekanku, yang tiada tara menusuk hati sendiri ini. Dan sebelum aku divonis mati gara-gara tidak pernah memuji diri sendiri, aku harus menberhentikan kegiatan yang sungguh kejam ini. Aku mahasiswi semester empat jalan semester lima dan semoga #amin lulus tepat di semester delapan #berharap #kagak punya ongkos kuliah lagi #amin. Aku emang pasif, but I keep struggling of my own best way. Yang pastinya aku mau tetep idealis, dan berprinsrip. Yah, walaupun TBH nih ya, luaranku kacau balau dan gak ada yang percaya gitu sama aku. Oke fine! Doesn’t matter guys. Aku sekarang, sedang berada dalam pencapaian yang enggak banget sebagai remaja yang berjalan menuju dewasa, dan aku berada di kasta tertinggi orang-orang kuper. Aku gak laku-able banget gak dolan-able banget pokoknya! Bayangkan travelling ke pante yang paling sering dikunjungi sama temen-temenku aja gak pernah! Oke, gapapa. Aku bakalan ngunjungin someplace yang temen-temenku belum pernah ke sana #amin #London #Budapest #Oslo #Wina #Great Britain #Greek #amin lagi. Hmm, aku berpikir maka aku ada, aku ngomong maka aku diakui, aku jujur dan semangat maka aku bisa ke Eropa #amin. Aku sekarang berada dalam ranah yang emang lagi kecewa banget sama kemampuan diriku sendiri yang gak mau aku explore sendiri. Dan how could I reach my destination? Ordinary is too ordinary, always on save play, stay in the box, what the fak of me? Mending mati aja pas holocaust gue! What’s wrong? Oke, dan aku bersyukur gak mati kebanyakan gas ‘entut’ zaman itu, dan masih terus nikmatin kegantengan mukanya Zayn Malik sampai sekarang! Thank God
Yap, untuk menambah semangatku hari ini dan esok juga lusa serta selamanya, aku ada hastag yang cozy abis hahaha oke (--.)9
#kowekudusemangat
#carryon
#dothebest
#semangatkayambamel
Penyulut api semangat dalam hati, gak jadi minder, dan penting kudu terus semangat walaupun ada tetap ada keterbatasan J Jesus always and always bless me ever J